15 April 2020

4

Cara Murah Terbang dari Semarang ke Bangkok

Selama 20 tahun hidup, gue nggak pernah naik pesawat terbang. Mobilisasi gue yang hanya di sekitar Jawa Tengah membuat gue hanya bepergian menggunakan kereta api atau motor. Ya kali Tegal-Semarang naik pesawat. Mendarat di Lawang Sewu atau Klenteng Sam Poo Kong, tuh?

Sampai di tahun 2017, gue akhirnya ngerasain naik pesawat untuk kali pertama dalam hidup. Naik pesawat pertama kali, sendirian, dan langsung ke luar negeri. Gue gugup parah waktu itu.

Tahun 2017 itu gue ada acara delegasi ke Thailand. Dari Semarang gue sendirian. Karena dana terbatas, gue mencari cara semurah mungkin. Bagian yang bisa dipress dananya, ya dipress. Salah satunya adalah transportasi.

Setelah mencari-cari, akhirnya gue menemukan cara paling murah untuk berangkat ke Thailand yaitu melewati Malaysia. Jadi rutenya adalah: Semarang-Kuala Lumpur. Lanjut Kuala Lumpur-Bangkok.

instagram: farihikmaliyani
Gue berangkat dari Semarang memilih tujuan Kuala Lumpur dengan pesawat Air Asia. Bukan pesawat transit, tapi bener-bener pesawat dengan tujuan akhir Malaysia.

Sampai di Malaysia, gue langsung menuju ke terminal keberangkan selanjutnya yang nggak berhubungan dengan pesawat yang pertama gue naikin. Triknya adalah dengan membeli tiket pesawat yang jamnya berdekatan. Jadi ketika sampai di Malaysia, gue hanya menunggu 2 jam sebelum pesawat gue selanjutnya Kuala Lumpur-Bangkok terbang. Mepet sih waktunya dan kalian nggak bakal bisa belanja-belanja uwu di bandara Kuala Lumpur dulu. Harus gerak cepat.

Total biaya perjalanan gue dari Semarang ke Bangkok adalah :

Semarang-Kuala Lumpur = Rp500.000,00
Kuala Lumpur-Bangkok = Rp400.000,00

Itu lebih murah daripada gue membeli tiket pesawat dari Semarang langsung ke Bangkok. Ada lagi sebenernya cara yang murah, yaitu dengan terbang dari Jakarta langsung ke Bangkok. Cara itu gue pakai di perjalanan ke Thailand gue berikutnya di tahun 2018. Tapi untuk orang-orang yang perginya terlalu mendadak dan nggak mau repot gonta-ganti transportasi menuju Jakarta, cara yang gue gunakan di atas lebih menguntungkan.

Ini adalah video dokumentasi gue selama perjalanan berangkat dan kegiatan di Thailand. Cuma 7 menit, gue bawa kalian ke Bandara Kuala Lumpur, naik grabcar Thailand, jalan-jalan ke Floating Market Damnoen Saduak, dan lain-lain! Tonton ya! Jangan lupa subscribe dan dukung gue mengembangkan channel youtube yaa~ \=D/


Subscribe channel youtube gue -----> Farih Ikmaliyani

4 komentar:

  1. Oalaah. Baru tahu kalo gitu lebih murah. Selama ini gue pikir kalo diketeng gitu jatuhnya lebih mahal. Jadi paling pinter2 cari penerbangan yang jamnya nggak jauh aja yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 'Keteng'? Rada asing bahasanaya buat gue..

      Hapus
  2. Haha Mantap mas, rencana saya pun tahun ini mau ke Thai tapi pupus karena corona. Habis pandemik kelar pasti ku tuntaskan rencana explore Thailand-nya. Thanks infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gas langsung terbang yaa selesai korona \=D/

      Btw, gue cewek ya. Harusnya "miss".

      Hapus

Teman