6 Januari 2020

11

Roller Coaster Itu Bernama 2019

Akhir tahun 2018, gue lewati dengan cara yang cantik: backpackeran ke Bali bareng temen-temen yang asik. Kembang api di Pantai Kuta malam itu bikin gue optimis, "2019 bakal sepenuhnya menyenangkan". Ternyata enggak. 2019 adalah roller coaster pendek penuh kejutan namun berhenti dengan baik. Gue selamat, dengan sedikit mual di dalam perut.

Setelah perayaan tahun baru di Bali selesai, gue pulang lagi ke kota perantauan, Semarang, dengan rasa bingung antara memilih investasi uang lewat proyek survey politik yang lagi ramai menjelang pemilu presiden atau investasi ilmu dengan pergi ke Kampung Inggris Pare Kediri di awal tahun 2019. Akhirnya, gue memilih pilihan kedua.

Yep, investasi ilmu dengan belajar Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare adalah pilihan gue.

23 Januari tengah malam, gue berangkat sendirian ke Kediri dari Stasiun Semarang Tawang dengan modal punya temen yang ngajar disana. Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, jam 7 pagi gue sudah duduk manis di dalam warung yang letaknya persis di depan salah satu lembaga belajar bahasa Inggris, Smart ILC, menunggu teman yang sedang ngajar.

"Gue nggak tau kalo Smart udah pindah. Tadi gue kesasar." gue berkata ke temen gue dalam perjalanan kami menuju asrama yang nantinya gue tinggali selama di Pare. "Banyak yang udah berubah, ya. Tapi suasananya masih terasa sama." gue mengenang tempat yang kami berdua lewati karena dulu 2014 gue pernah belajar di Pare juga selama 2 bulan.

"Semua hal pasti berubah lah Rih seiring berjalannya waktu." jawab teman gue, Purdianto.

"Ini asramanya Rih." kami sampai di depan rumah sederhana dengan beberapa sepeda perempuan rapi berjejer di depannya. "Gimana? Lo siap tinggal disini?" tanya Purdianto.


"Iya, gue siap." gue menjawab singkat. Nggak sadar, jawaban itu adalah kalimat terakhir sebelum akhirnya roller coaster gue menyala dan berjalan sesuai lintasannya; naik turun, meliak-liuk sesuai aturan Yang Maha Agung. Ya, roller coaster itu bernama 2019.

---

Semua orang punya roller coasternya masing-masing. Tiketnya udah rapi dibagiin Tuhan satu per satu di awal tahun. Mungkin, lintasan kita terlihat lebih ngeri daripada lintasan orang lain atau sebaliknya. Tapi sebenarnya sama, sesuai porsi masing-masing dan jelas adil. Bagaimana perspektif kita aja soal hal itu.

Sayangnya, nggak semua orang bisa mikir jernih kayak gitu pas ada di roller coasternya. Termasuk gue.
beautifulrealizations.wordpress.com
Cuma Tuhan yang tau persis lintasan roller coaster kita seperti apa. Kita sama sekali nggak diberi bocoran bakal ada berapa lintasan naik, berapa lintasan menikung tajam, atau berapa lintasan naik pelan yang memberikan kita kesempatan untuk melihat keindahan dunia dari ketinggian. Tuhan cuma ingin kita duduk anteng, pasang sabuk pengaman, dan menikmati setiap naik-turun roller coaster kehidupan sambil pinter-pinter atur napas agar tetap bertahan hidup.

Gue sama sekali nggak nyangka 2019 akan menjadi roller coaster yang sangat bikin jantungan. Segala lintasan, rasanya ada di dalam situ. Mual, muntah, air mata, umpatan, doa-doa, semuanya tumpah selama roller coaster gue melaju. Bahkan gue sempat berpikir akan mati di bangku roller coaster 2019 ini karena kehabisan tenaga sebelum sampai garis finish.

Gue menjumpai berbagai lintasan yang semuanya mempunyai makna sendiri. Beberapa lintasan bahkan nggak pernah gue bayangkan sebelumnya bakal gue lewatin. Lintasan di roller coaster 2019 menuntut gue untuk menjadi lebih dewasa dan lebih mencintai diri sendiri. Lintasan di roller coaster 2019 mengajarkan gue untuk memaknai semua hal dengan lebih bijak atau gue kehilangan apa saja yang gue miliki. Gue hampir mati dengan itu semua. Terlalu berat.

Tapi, ternyata gue kuat. Ternyata gue bisa sampai dengan selamat.

Tuhan mempertemukan gue dengan sosok-sosok hebat selama di lintasan 2019. Kami berpapasan ketika lintasan roller coaster kami bertemu. Dari mereka, gue belajar banyak hal tentang kehidupan. Durasi papasan kami pun bermacam-macam. Ada yang sekejap, lama, bahkan ada juga yang membekas dan sepertinya selamanya punya tempat tersendiri di hati dan pikiran gue.

Roller coaster 2019 gue sudah berhenti dan siap nggak siap, gue harus menaiki roller coaster selanjutnya, 2020. Entah lintasan apa yang sudah disiapkan Tuhan di depan sana, gue harus memasang sabuk pengaman dengan baik sebelum mesin dinyalakan.

Untuk semua sosok yang berpapasan dengan gue di 2019, gue ucapkan terimakasih atas segala kesan yang ada.
Untuk semua waktu berbincang yang kalian luangkan ketika kita berpapasan di lintasan, gue mencintai hal itu.
Untuk sikap kekanakan yang masih melekat pada diri, gue meminta maaf.
Untuk janji-janji pertemuan di lintasan berikutnya, semoga Tuhan berpihak pada kita, entah kapan pun itu, dan semoga masih dengan rasa yang sama.

Tuhan, terimakasih untuk roller coaster 2019 yang menyenangkan ini.

Selamat Tahun Baru!
Selamat menyambut roller coaster baru juga untuk kita semua. Kencangkan sabuk pengaman, and let's go! \m/

11 komentar:

  1. Selamat sudah berhasil sampai di roller coaster 2020. Boleh nebeng gak bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah beli tiket belum?

      Btw, ralat ya itu. "kang", bukan "bang". :))

      Hapus
    2. Loh, kirain dibeliin.

      Oke, Mas. #LAH

      Hapus
  2. Yang gue kaget sih baru turun dari roller coaster, eh kaki gue kerendem air sampai sedengkul alias jadi korban banjir. Belum apa-apa tahun 2020 ini malah menyambut gue dengan hal yang tak sesuai harapan. Tapi enggak apa-apa, gue jadi bisa lebih waspada menjalani hari. Mungkin aja memang kian ke sini beban hidup bakal semakin berat. Gue cuma perlu lebih kuat buat memikulnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pake pelampung gak tuh turunnya?

      Semoga bisa Yog! Good luck.

      Hapus
  3. tahun 2019, rasanya nano-nano. meskipun banyak kejadian sialnya, tapi untuk saat ini gue lebih ingin fikiran gue untuk lebih fokus dengan melihat sisi baik yang telah gue dapatkan.
    ehe

    semoga tahun ini, jauh lebih seru dan mengasyikan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, cakep tuh kalo bisa memposisikan pikiran kayak gitu.

      Amiin! Semoga ya!

      Hapus
  4. iya likaliku 2019 emang kayak roller coaster gan.. hhe

    ditunggu kunjungan baliknya ya gan:
    https://www.logogratis.id

    BalasHapus
  5. Rasanya roller coasterku menikuk tajam pas mau nyampe garis finish wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akhir tahun berat gitu ya? Hahaha, mirip sih.

      Hapus

Teman