Starting Travel Blog This Blog

By Farih Ikmaliyani - Januari 20, 2019

Gue serius, pengen bangun travel blog. Dari tahun kemarin, jadi travel blogger adalah salah satu resolusi gue. Tapi, kemalasan dan segala tetek bengek menuju gelar sarjana melumpuhkan hal itu.

Tahun ini gue pengen coba lagi. Awalnya gue bingung, blog traveling gue dijadiin satu aja di sini atau dipisah, karena jelas isi kontennya beda. Blog farihikmaliyani.com isinya tulisan random gado-gado ngaco dan fartravelblog.blogspot.com isinya serius tentang traveling.

Tahun lalu gue sempet kepikiran dipisah dan lahirlah blog fartravelblog.blogspot.com yang selama setahun cuma berhasil posting 5 tulisan. Cupu.

Tampilan depan blog fartravelblog.blogspot.com

Punya blog dua bikin gue nggak fokus dan bingung mau nulis dimana. Ujung-ujungnya malah nggak nulis.

Setelah bersemedi beberapa waktu lamanya, akhirnya gue memutuskan untuk serius di satu blog aja. Untuk memantapkan hal itu, gue iseng bikin polling di instagram dan hasilnya makin menguatkan gue kalau cukup punya satu blog yang nantinya bakal gue isi soal traveling dan tetap ada tulisan random.

Gue jadi inget tulisan pertama gue di blog fartravelblog setahun lalu :


Masih sama seperti apa yang gue tulis di postingan pertama fartravelblog: gue bakal nulis tentang cerita jalan-jalan, budgeting, tips soal backpacker, dan segala jenis tulisan tentang pengalaman gue selama jalan-jalan. Gue selalu ngerasa bersalah ketika ada orang yang nanyain, "Rih katanya mau nulis tips backpackeran di blog?" "Rih, kapan ngasih tips backpackeran ke Thailand?", dan lain-lain yang hanya gue jawab dengan kalimat PHP: "Nanti ya, tunggu aja di blog gue."

Maaf ya, netijen.

Oke, resolusi gue tentang dunia blog tahun ini nggak muluk-muluk. Gue cuma pengen rajin nulis dan konsisten. Itu aja.

Semoga ini awal yang baik. Gue pengen serius jadi blogger, orang yang punya blog dan merawat blognya. Hahaha.

Semakin kesini, semakin kenal banyak blogger, gue jadi semakin ngerti kalau blogger adalah hoby yang banyak memberikan hal baik.

Semoga bisa konsisten, I am starting my travel blog this blog.

By the way, gimana Januari kalian?

  • Share:

You Might Also Like

12 komentar

  1. Nah kan satu aja mending fokus, kan dah di jelasin juga bahwa blog ini isinya gado2 jadi tidak masalah jika kegiatan travel masuk blog ini. Kasih labeh aja biar gampang nyarinya rih

    BalasHapus
  2. Nah, resolusi blog gue di tahun 2019 juga sama, menulis lebih banyak dan konsisten. Selama Januari ini sih udah konsisten. Semoga gitu juga dengan bulan-bulan berikutnya, karena gue juga nulisnya random jadi nyari idenya bisa lebih banyak cara, beda dengan blog travel yang apa apa harus ada embel embel jalan-jalannya wkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin! Semoga resolusinya tercapai yak! Gue juga. :D

      Hahaha semua yang ada di hidup kita itu traveling bukan sih?

      Hapus
  3. Aku dulu juga bloger gado-gado, Rih. Tapi makin ke sini, makin pengen nulis tentang buku aja fokusnya. Biar nggak kaku-kaku banget kayak bloger review buku kebanyakan, aku tetep nyelipin curhatan omong kosong di tulisan review buku. Jadi tetep bloger personal, tapi khusus buku.

    Mungkin bisa gitu juga. Maen ke mana terus tulisannya disisipi curhatan keseharian kayak tulisan kamu biasanya. Dan ya, blog itu selain soal konten, juga tentang konsisten.

    Semoga lancar skripsinya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh jarang-jarang tuh ya ada blog yang khusus bahas buku. Eh, apa aku yang gak tau?

      Thankyou ya masukanny! :3

      Btw, aku udah lulus xD

      Hapus
  4. Kalo bikin dua, selain susah ngaturnya, energi yg dikeluarin jadi lebih banyak. Hahaha

    Mending sih dikasih jadwal aja gitu. Tiap bulan ada tips travel gitu.
    Gue skrang pgennya sih biar lebih konsisten aja. Dan semoga saja kedepannya banyak manfaat yg bisa gue tulis di blog. Semoga.

    BalasHapus
  5. Kalau mau konsisten, mungkin tiap sebulan sekali ada tulisan perjalanannya, Rih. Sisanya random aja. Paling enggak dalam sebulan kan sempet jalan-jalan, meski cuma ke museum atau taman deket rumah. :( Tapi menurut gue, perjalanan bukan soal tempatnya, sih. Lebih penting ke bagaimana menceritakan ulang pengalaman itu dan pesannya. :)

    Btw, blog gue ada berapa, ya? Saking banyaknya sampai lupa. Lupa password dan alamatnya juga, sih. Gara-gara kasih nama asal aja dan sok-sok nama pena. Wqwq. Yang inget sekarang cuma tiga. Blogspot, Wordpress, Tumblr. Tapi Tumblr akhirnya gue hapus tulisan-tulisannya sejak diblokir.

    BalasHapus
  6. Aku juga sependapat dengan komentar mas Yoga diatas, sebulan satu kali nulis tentang travelling, selebihnya artikel random.
    Itu kalau dirasakan memang kesulitan membagi waktu antara pekerjaan harian dan keperluan travelling untuk ngeblog, kak.
    Akupun kepikiran begitu, nantinya ngga cuma punya 1 niche blog tapi juga gado-gado.

    Salam kenal ya :)

    BalasHapus